Anak Kecanduan Game? Apa yang Harus Anda Lakukan?

0
14

Anak kecanduan game? Hal itu pasti membuat Anda resah dan bersikeras memikirkan bagaimana caranya untuk menjauhkan game dari mereka.

Memang pada awalnya mengenalkan teknologi pada anak-anak adalah suatu hal yang sangat menyenangkan. Namun pada akhirnya malah berujung menjadi sesuatu hal yang merusak anak-anak. Itulah mengapa pada saat orangtua mengenalkan teknologi entah itu berupa elektronik seperti TV, HP, internet, dan lain sebagainya hendaknya mereka terus melakukan pendampingan khusus pada anak-anak, terlebih jika usia mereka masih terlalu dini.

Bermain game adalah hal yang sangat menyenangkan, tidak hanya bagi anak-anak tapi juga bagi orang dewasa. Untuk anak-anak, kadang game juga bisa berperan sebagai pendidikan untuk mereka. Game dapat melatih kreativitas, dan merangsang anak-anak agar jadi lebih aktif.

Anak-anak akan lebih cepat mengikuti perkembangan zaman, menguasai dunia internet online. Dan sisi negatifnya, apabila anak terus-menerus kecanduan game, ia akan menjadi anak yang susah diajak komunikasi bahkan berkompromi untuk menuruti apa yang Anda perintahkan. Mereka menjadi malas, lebih suka bermain game ketimbang bersosialisasi dan tidak kenal waktu ketika sedang bermain game. Hal itu juga akan berimbas pada kesehatan mata mereka, ketika berjam-jam mereka hanya memandangi layar HP untuk bermain game. Anak-anak juga akan menjadikan hal itu sebagai alasan yang tidak masuk akal, merengek, menangis tidak mau makan atau mengerjakan sesuatu sebelum mereka bermain game favoritnya.

Berikut adalah cara untuk mengatasi anak yang kecanduan game :

1. Tetapkan batasan-batasan dan berkompromilah dengan mereka

© 99.co.jpg

Ketika anak mulai kecanduan game, yang ia inginkan hanyalah bermain game selama satu minggu penuh, menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan game favorit mereka. Di sini Anda dituntut untuk bersikap tegas, menentukan batasan dan berkompromi dengan mereka. Tetapkan jadwal bermain game, batasi watunya. Misal hanya boleh bermain game ketika tugas sekolah sudah selesai, atau mereka sudah belajar, atau mungkin menetapkan satu hari khusus untuk mereka bermain game sepanjang hari misal di waktu weekend saja. Ajak mereka membuat kesepakan untuk menuruti batasan Anda dan tetapkan hukuman apabila anak melanggar aturan itu, misal menghukum mereka tidak boleh bermain game sama sekali.

2. Buat anak-anak melakukan kesibukan

© learningstepswilliamsburg.com.jpg

Buatlah aktivitas menyenangkan lain untuk membuatnya sibuk. Misal dengan memasukkan anak-anak ke dalam ekstrakurikuler sekolah, membiarkan mereka mengikuti kegiatan yang menjadi kesenangan mereka. Hal itu akan membuat mereka perlahan melupakan game. Kemudian di akhir pekan, usahakan untuk lebih banyak meluangkan waktu untuk mereka. Misal dengan mengajak mereka liburan atau bermain di luar rumah, entah itu di taman atau mengajaknya pergi ke tempat-tempat edukasi menyenangkan seperti kebun binatang atau museum. Ajarkan mereka untuk lebih mau bersosialisasi dan menghabiskan waktu dengan keluarga.

Selain itu Anda juga bisa mengajaknya untuk melakukan kegiatan seru seperti memasak bersama, menonton film bersama atau bahkan berkemah dan lebih berusaha mendekatkan anak-anak dengan alam. Membaca buku juga akan membantu mereka untuk melupakan game favoritnya, buatlah perpustakaan kecil di rumah. Desain tempatnya menjadi tempat yang sangat menyenangkan yang akan membuat anak-anak betah menghabiskan waktunya di situ.

3. Coba pahami diri anak Anda

© shopify.com.jpg

Semua orang entah itu dewasa atau anak-anak, membutuhkan waktu untuk bersantai dan bersenang-senang setelah melakukan aktivitas melelahkan entah itu bekerja atau bersekolah. Cobalah untuk bersikap adil pada mereka. Mungkin anak-anak memilih game sebagai cara mereka ountuk bersantai sejenak dari rutinitas sekolahnya yang mungkin membuat mereka jenuh.

4. Ketahuilah bahwa ada hal-hal buruk yang bisa mereka lakukan

© textotrad.com.jpeg

Ketahuilah, bahwa ketika anak mulai mengenal teknologi bahkan internet dengan mudah. Hal ini dapat memacu rasa ingin tahu mereka jauh lebih besar. Jangan pernah biarkan mereka terjerumus dalam lingkungan yang salah, tetap awasi mereka namun jangan sampai menjadikan Anda terlalu berlebihan hingga posesif. Cukup dengan tujuan Anda menghindarkan mereka dari pengaruh buruk dunia luar. Blokir semua situs internet atau game yang terlalu dewasa untuk anak Anda, hindarkan mereka dari hal-hal yang dapat membuat otak mereka rusak.

5. Terakhir, ingat Anda orangtuanya

© 1gb.ru.jpg

Ketika anak mulai berani melanggar aturan Anda. Ingatlah bahwa Anda orangtuanya yang harus tegas kepada mereka. Berikan mereka hukuman tanpa harus menyakiti mereka. Jika mereka tidak bisa lagi menahan keinginan untuk bermain game bahkan sampai merengek dan menangis meminta gamenya, lakukan tindakan tegas. Hukum mereka, singkirkan semua game mereka, dan beri mereka pengertian atau keringanan dengan kembali menuntut mereka untuk melakukan pekerjaan sekolah terlebih dahulu baru diperbolehkan untuk bermain game. Batasi pula game-game yang cocok untuk dimainkan anak-anak Anda.

Itulah beberapa tips untuk para orangtua yang sedang bingung tentang bagaimana cara untuk membuat anaknya tidak kecanduan game. Tetaplah ingat untuk terus bersikap adil, dulu di zaman ketika Anda masih kecil, mungkin hal yang sama juga membuat Anda ingin bermain dengan game yang sedang hits di kala itu. Cobalah untuk flashback, anak-anak Anda juga menginginkannya. Mereka hanya ingin bersenang-senang. Silakan memberikan izin bermain game pada mereka tapi tetap dalam batas waktu yang wajar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar di sini
Tulis nama di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.