Apakah Siswa Membutuhkan Laptop untuk Media Belajar di Sekolah?

0
17

Penggunaan teknologi di ruang kelas pada era ini telah mengubah secara drastis sistem pengajaran di sekolah. Tidak ada lagi papan tulis, semua tergantikan oleh smartboards, tablet dan Google Classrom. Bahkan hampir semua sekolah mulai menerapkan sistem pembelajaran ini kepada siswanya tanpa memikirkan apa keuntungan dan efek negatifnya. Bahkan buku juga mulai tergeser dan diganti dengan laptop. Siswa tak lagi membawa buku yang banyak dalam tasnya, hanya laptop dan sedikit buku tulis. Semua materi mereka dapatkan dari intenet dan folder yang dibuat oleh guru mereka. Lalu, apakah laptop benar-benar dapat meningkatkan kualitas belajar siswa?

Berikut ini pro dan kontra laptop sebagai media belajar siswa :

© freepik.com

Pro:

1. Laptop adalah pengalaman belajar yang unik

© freepik.com

Laptop menciptakan pengalaman belajar yang lebih pribadi untuk setiap siswa. Dengan perangkat tersebut, siswa dapat berinteraksi dengan teks dan materi yang diberikan dengan cara yang paling cocok dan dengan gaya belajar pribadi mereka. Laptop dapat menciptakan pengalaman unik pada setiap siswa, dan menyingkirkan rasa bosan ketika harus berkutat dengan banyaknya buku-buku tebal.

2. Media yang canggih

© freepik.com

Laptop merupakan media yang canggih. Dengan laptop diharapkan siswa dapat memahami materi dengan lebih cepat dan lebih baik ketimbang harus menggunakan buku-buku. Selain itu laptop dapat mengasah kepintaran teknologi mereka.

3. Memudahkan aktivitas belajar

© freepik.com

Pekerjaan tanpa kertas memungkinkan untuk organisasi yang lebih besar (dan lingkungan yang lebih ramah lingkungan). Laptop memungkinkan siswa yang tidak terorganisir untuk merasa kompeten dan mampu melacak tanggal, tugas, dan proyek yang akan datang. Semuanya ada di satu tempat, memudahkan siswa untuk menemukan catatan atau kertas yang sedang dikerjakannya.

Kontra :

1.Fokus Siswa

© freepik.com

Meletakkan laptop di depan remaja yang sedang tumbuh adalah seperti menyerahkan kunci mobil kepada siswa. Anda menaruh kepercayaan yang sangat besar pada siswa untuk melakukan pekerjaan. Dan Anda juga perlu mengawasi siswa agar tetap ke jalur yang positif selama penggunaan laptopnya. Di sinilah tantangan besarnya, kadang siswa tidak tertarik dengan pelajaran Anda, malah lebih tertarik untuk menjelajah segala media yang ada dalam laptopnya.   

2. Masalah teknologi

© freepik.com

Dalam penggunaan teknologi kadang Anda akan menemukan gangguan seperti, baterai laptop habis, Wi-Fi tiba-tiba tidak berfungsi, dan lain sebagainya. Gangguan ini pun akan cukup memakan waktu untuk memperbaikinya, dan tentunya akan mengganggu proses belajar siswa. Tidak seperti ketika Anda menggunakan media buku tulis ketika belajar

3. Apakah siswa membutuhkan laptop untuk media belajar di sekolah?

© freepik.com

Menurut Common Sense Media, remaja menghabiskan rata-rata 9 jam seminggu di depan layar. Menggunakan laptop hanya akan menambah statistik yang mengkhawatirkan. Apakah penggunaan laptop di sekolah cukup menguntungkan? Hanya Anda yang bisa memutuskan!

Seperti kebanyakan hal di dunia pendidikan, tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua. Pengaturan sistem belajar di ruang kelas perlu disusun dengan baik. Apakah penggunaan teknologi sudah tepat untuk para siswa dan dapat meningkatkan kualitas belajar mereka tau malah makin memperburuk proses belajar mereka? Semua harus dipikirkan dengan matang demi pendidikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar di sini
Tulis nama di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.