Ingin Sukses di Bisnis Anda? Lakukan Branding!

0
10

Ketika seseorang memiliki sebuah usaha, pastinya akan ada banyak pesaing. Hal itulah yang kadang membuat para pengusaha pusing memikirkan tentang bagaimana caranya agar usahanya bisa tetap bertahan walaupun banyak pesaing. Lantas apa langkah yang seharusnya diambil oleh para pengusaha? Jawabannya adalah, mereka haraus melakukan branding!

Namun, masih banyak sekali pengusaha yang bingung mengenai apa itu branding. Sebelum mengenal branding, Anda harus tahu tentang apa itu “Brand”!

Brand dan branding adalah 2 kata yang berbeda namun tak bisa terpisahkan. Agar lebih mudah Anda bisa memahami contoh di sekeliling kita. Misalkan saja, banyak sekali merk air mineral yang dijual di pasaran, sama-sama berupa air minum yang bening. Namun kenapa kita bisa lebih memilih merk tertentu dari sekian merk yang ada? Coba kita bandingkan antara merk Aqua, Le Mineral, Pristine.

Kebanyak orang menilai seperti ini :

  • Aqua – sudah percaya karena produk lama dan aman untuk dikonsumsi
  • Le mineral – ada rasa manisnya sedikit
  • Pristine – bagus untuk meningkatkan kesehatan karena ada alkali

Penilaian inilah yang menjadi brand suatu merek produk atau jasa di masyarakat. Bisa disimpulkan bahwa brand adalah penilaian seseorang atas suatu produk atau perusahaan dan setiap orang punya versinya masing-masing. Hasilnya bisa positif dan negatif, tergantung dari bagaimana produk atau jasa tersebut membangun brand mereka sendiri.

Pengertian branding menurut para ahli :

Kotler (2009)

Menurut Kotler, pengertian branding adalah pemberian nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari kesemuanya, yang dibuat dengan tujuan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk membedakan dari barang atau jasa pesaing.

Landa (2006)

Menurut Landa, pengertian branding adalah bukanlah sekedar merek atau nama dagang dari sebuah produk, jasa, atau perusahaan. Namun semuanya yang berkaitan dengan hal-hal yang kasa mata dari sebuah merek mulai dari nama dagang, logo, ciri visual, citra, kredibilitas, karakter, kesan, persepsi, dan anggapan yang ada di benak konsumen perusahaan tersebut.

Lebih mudahnya, kita dapat mengartikan bahwa branding adalah suatu proses serta strategi pemberian value kepada perusahaan, produk, ataupun jasa dengan membentuk sebuah brand dalam benak pelanggan. Diharapkan dengan melakukan branding ini, para klien atau pelanggan bisa tertarik kemudian bisa loyal pada suatu produk atau jasa tertentu.

Siapa yang akan terkena dampak dari branding?

Yang akan paling terkena dampaknya adalah mereka yang sudah atau akan menjadi pelanggan, karyawan, investor, atau pihak ke-tiga manapun yang bersangkutan dengan jenis bisnis yang sedang kita dijalani.

Orang-orang cenderung memliih dan loyal pada suatu produk, jasa, atau perusahaan yang bisa menjawab kebutuhan mereka baik dari segi fungsional maupun dari segi kenyamanan dan kepercayaan yang diberikan produk atau jasa itu sendiri.

Kapan dan mengapa Anda harus melakukan branding?

Ketika Anda memulai sebuah bisnis, sudah pasti Anda harus melakukan branding untuk bisnis terserbut. Namun, sebelum itu, Anda harus membangun personal branding untuk diri Anda sendiri.

Bentuk diri Anda sebagai sebuah brand yang dikenal positif oleh orang-orang di sekeliling Anda. Ini akan memudahkan Anda untuk bisa bersosialisasi dan berbisnis dengan orang lain.

Branding merupakan faktor penentu agar usaha yang Anda miliki mempunyai nilai tersendiri dan menonjol dibandingkan kompetitor lainnya. Lantas, mengapa branding begitu penting bagi bisnis Anda terutama para pengusaha pemula? 

Lima poin berikut bisa menjadi acuan yang tepat untuk Anda :

  • Branding bisa menyampaikan pesan dengan jelas
  • Membentuk kredibilitas
  • Membangun hubungan emosional
  • Mampu memotivasi calon pelanggan
  • Membangun pelanggan setia

Dengan melakukan branding, bisnis Anda akan mempunyai nilai tersendiri alias menonjol dibandingkan kompetitor lainnya. Tapi satu hal yang harus diingat, brand yang terbangun di masyarakat bisa positif dan negatif. Jadi Anda harus pintar dan berhati-hati ketika melakukan branding.

Jenis-jenis branding

Sebelum memulai branding, Anda perlu mengetahui beberapa jenis branding berikut agar Anda tidak salah langkah.

Cultural Branding

Merupakan usaha pemberian identitas atau merek yang disesuaikan dengan keadaan reputasi suatu bangsa atau orang-orang dari daerah tertentu.

Product Branding

Merupakan usaha pemberian identitas pada sebuah produk yang mampu memengaruhi konsumen untuk memilih produk tersebut dibandingkan produk pesaing lainnya.

Geographic Branding

Sebuah usaha pemberian identitas yang memiliki tujuan dalam memunculkan gambaran dari produk atau jasa yang identik dengan nama sebuah lokasi sehingga bila lokasi itu disebut maka orang akan langsung mengingat brand tersebut.

Personal Branding

Usaha  yang digunakan oleh perseorangan untuk menjadikan diri mereka sebagai brand yang dikenal dan diingat sehingga memiliki penilaian atau pandangan tersendiri dari masyarakat umum. Contoh personal branding adalah artis, pemusik, ataupun orang-orang terkenal lainnya

Corporate Branding

Aspek branding dari sebuah perusahaan yang dimulai dari produk yang ditawarkan hingga kontribusi pegawai perusahaan terhadap masyarakat.

Bagaimana cara melakukan branding?

Dalam melakukan branding Anda bisa memperhatikan hal berikut ini :  

1. Tentukan tujuan Anda atau masalah apa yang ingin Anda pecahkan

2. Tentukan karakter Anda

3. Tentukan target pasar yang ingin Anda gapai

4. Tunjukkan kelebihan Anda

5. Tentukan budaya Anda

6. Menentukan strategi marketing

Ada berbagai cara yang bisa Anda coba untuk membangun brand dalam bisnis. Anda bisa melihat dari sisi :

  • Iklan dan komunikasi
  • Produk dan desain kemasan
  • In-store experience 
  • Harga
  • Sponsor dan partnership
  • Identitas visual (contoh: logo, website, warna, dll)

Agar tidak salah langkah, Anda bisa buat survey sebelum melakukan branding. Hasil survey ini bisa jadi referensi untuk brand seperti apa yang ingin Anda bangun dan strategi branding seperti apa yang efektif untuk menjalankan bisnis Anda.

Proses melakukan branding dari sebuah usaha pastinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk menghindari adanya pengeluaran yang tidak perlu, Anda juga harus mulai mengelola keuangan dengan baik. Karena dengan pengelolaan keuangan yang baik dan tepat, bisnis Anda akan terhindar dari beban usaha yang tidak dibutuhkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar di sini
Tulis nama di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.