Tips Mendidik Anak Perempuan

0
8

Kehadiran anak dalam rumah tangga merupakan nikmat yang indah dari Allah Ta’ala. Namun, sebagian orang ada yang lebih mendambakan kehadiran anak laki-laki dari pada anak perempuan. Anak laki-laki dianggap lebih mulia dibanding anak perempuan. Mereka bangga dan bergembira saat dikaruniai anak laki-laki. Sebaliknya, bagi sebagian orang kehadiran anak perempuan merupakan aib dan dianggap bencana. Mereka sedih dan kecewa jika dikaruniai anak perempuan. Padahal kehadiran anak perempuan juga termasuk nikmat dari Allah.

Hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, 

جَاءَتْنِى امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا فَسَأَلَتْنِى فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِى شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ »

“Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu akau berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi shallallhu ‘alaii wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudia dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (H.R Muslim 2629)

Tidak mudah mendidik anak perempuan!

© pixabay.com

Mendidik Anak Perempuan itu sangatlah tidak mudah. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan, Anak perempuan disebut sebgai ibtilaa’ (ujian) karena umumnya manusia tidak menyukai mereka”.

Hal ini juga sebagaimana Allah Ta’ala :

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالأُنثَى ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدّاً وَهُوَ كَظِيمٌ يَتَوَارَى مِنَ الْقَوْمِ مِن سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ أَيُمْسِكُهُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ أَلاَ سَاء مَا يَحْكُمُونَ

“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah , Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (An Nahl : 58)

Berikut adalah cara bagaimana mendidik anak perempuan :

© pixabay.com

1. Mengajarkan agama kepada mereka

Agama merupakan bekal yang sangat berharga untuk seorang anak perempuan. Kelak ketika seorang laki-laki memilih seorang calon istri, maka hal pertama yang akan ia lihat adalah agama perempuan tersebut. Menumbuhkan kecintaan anak kepada agama harus dilakukan dalam beberapa tahapan. Ketika anak mulai memahami pembicaraan, mulailah untuk mengenalkannya tentaang tauhid.

2. Membiasakan mereka dengan adab dan akhlak mulia

Ajari anak perempuan Anda tentang adab dan akhlak mulia. Anak perempuan bisa tampil dan bersikap sopan santun penuh pesona jika ia mampu berpegang teguh kepada ajaran adab serta akhlak seperti yang diajarkan. Dari usia anak masih kecil ajarkan dengan rutin agar mencotoh adab dan akhlak yang terpuji.

3. Peduli dan dipedulikan

Anak perempuan tak sesederhana anak laki-laki. Mereka punya cara yang pandang berbeda. Bila sekarang Anda punya anak perempuan lebih baik  tidak  membandingkannya dengan anak laki-laki dan berpikir dari sudut pandang anak perempuan. Lalu Kurangi keyakinan bahwa laki-laki dan perempuan sama, bahwa maskulin lebih baik, ketimbang feminin.

4. Cara pandang anak perempuan

Pahami cara pandang anak perempuan Anda. Dengan memahami cara pandang anak perempuan, Anda akan lebih mudah melihat perilaku anak perempuan, dari pemahaman bahwa ia perlu menjaga hubungan, dan selalu mencari cara untuk peduli dan dipedulikan. Anak perempuan menciptakan hubungan timbal-balik, saling ketergantungan yang setara (take and give). Harga dirinya meningkat dengan mengetahui bahwa ia, adalah bagian dari sebuah relasi, dan bisa memelihara relasi itu dengan baik.

5. Kembangkan potensi khasnya

Orang tua ingin akan perempuan yang pintar dan mandiri, kembangkan kekuatan dan potensinya dengan melihat fakta ini: Anak perempuan merasa dicintai dan dihargai bila ditolong. Walau demikian, Anda tetap harus mengembangkan kemandiriannya sedini mungkin. Anak perempuan bisa melakukan beberapa hal dalam satu waktu tanpa mengabaikan hal lain. Ajak anak perempuan menggunakan lidah untuk bertengkar. Jelaskan padanya, bahwa ketajaman mulut bisa lebih menyakitkan ketimbang tendangan atau tonjokan, jadi, tak perlu bertengkar dan mengolok-olok.

6. Mengasihi istri dengan sepenuh hati, sehingga anak perempuan akan sangat menghargai dan menghormati ayahnya

Suami yang mengasihi sepenuh hati istrinya dan memperlakukannya dengan penuh rasa hormat, secara tak langsung akan menanamkan rasa hormat dan dapat menyentuh ke dalam relung hati terdalam anak perempuan. Ketika seorang anak perempuan melihat ayahnya memperlakukan ibunya dengan penuh kasih, maka tak ada alasan lain bagi dirinya untuk menolak saran-saran dari ayahnya, karena putri Anda akan sangat menghargai dan menghormati ayahnya

7. Memperlakukan orang lain dengan penuh rasa hormat dan sopan

Ketika bertamu atau bertemu dengan orang lain perlihatkan rasa respek Anda dan berlakulah secara sopan di hadapan putri Anda. Lakukanlah secara spontan dan tanpa dibuat-buat dan perkenalkanlah putri Anda kepada mereka, pujilah dia dan bangkitkan rasa percaya dirinya ketika berhadapan dengan orang lain.

8. Menghindari kata-kata kasar

Ketika di dalam rumah atau di tempat umum hindarilah menggunakan kata-kata kasar. Ketika Anda marah atau memiliki masalah dengan istri Anda di rumah berusahalah untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar atau makian kepada istri Anda.

9. Ayah mencoba membantu mengerjakan tugas istri

Bagi seorang pria tidak ada salahnya mengerjakan tugas-tugas seorang wanita. Seorang pria yang bersedia mengerjakan tugas-tugas seorang wanita bukan berarti pria tersebut bersikap feminim, tetapi lebih kepada perhatian serta rasa respek Anda kepada pasangan dan anak perempuan Anda. Tidak banyak pria yang mampu melakukan hal ini, maka jika Anda ingin menjadi seorang “pahlawan” di mata anak perempuan serta istri Anda, Anda tidak perlu sungkan atau ragu-ragu lagi mengerjakan tugas-tugas mereka tersebut.

10. Anak perempuan merasa dicintai dan dihargai apabila ditolong

Terkadang anak perempuan Anda ingin bersikap manja kepada Anda, sebagai seorang pria janganlah menunjukkan kegalakan Anda atau ketegasan Anda kepadanya. Ketika dia mengalami kesulitan dalam mengerjakan sebuah tugas, tolonglah dia untuk mengerjakannya, karena kelembutan hatinya anak perempuan akan merasa lebih dicintai serta dihargai apabila Anda bersedia untuk menolongnya dengan tulus. Bantulah mereka untuk selalu merasa nyaman serta merasa dilindungi bila berada di dekat Anda.

11. Menumbuhkan kesadaran anak bagaimana kewajiban seorang wanita

Pada saat anak mulai tumbuh dewasa berikan ia pengertian serta ajarkan untuk menyadari bahwa anak sikap dan akhlak perempuan sangat berbeda dibandingkan dengan anak laki-laki. Seperti mulai mengenalkan perbedaan pada cara berpakaian. Beri pengertian kepada anak perempuan bahwa dilarang mamakai pakaian yang biasa digunakan oleh anak laki-laki, begitu juga dalam cara ia bersikap serta berperilaku.

12. Mengajari berbagai keterampilan rumah tangga

Sudah kewajiban orang tua untuk membekali seorang anak perempuan untuk pintar dalam melakukan semua pekerjaan rumah tangga. Ajarkan juga kepada anak perempuan bagaimana cara yang baik bergaul dengan suami dan cara mengurus rumah tangga. Ajarkan pula bagaimana cara ia menjadi perempuan yang mandiri, mulai kenalkan ia dengan cara memasak, mencuci, dan mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Hal itu akan sangat bermanfaat untuk bekalnya kelak dalam berumah tangga.

13. Tanamkan pendidikan seks yang benar

Seorang anak perempuan, harus dilindungi sekuat tenaga dari segala bentuk seks bebas dan seks pranikah. Tentu saja, cara perlindungannya adalah dengan menanamkan pendidikan seks sejak dini. Berikan pengertian bahwa wanita adalah pihak yang sangat dirugikan di dalam seks sebelum menikah dan sudah seharusnya dihindari.

Demikianlah beberapa tips dalam mendidik anak perempuan. Silakan ambil sisi positifnya. Semoga bermanfaat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar di sini
Tulis nama di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.