Tips Mengatasi Luka Bakar Karena Tersiram Air atau Minyak Panas

0
15

Terkena atau bahkan tersiram air panas akan membuat kulit melepuh. Jika tak segera ditangani, luka melepuh akibat tersiram air panas akan terasa sangat sakit dan perih. Menurut American Burn Association, di Amerika Serikat setidaknya sekitar 486 ribu orang keluar masuk ruang gawat darurat tiap tahunnya karena luka bakar yang dideritanya. Kata para ahli, luka bakar yang disebabkan oleh uap atau cairan panas, merupakan luka bakar yang paling umum dialami orang dewasa dan anak-anak.

Ketika kulit Anda tersiram air atau minyak panas, usahakan untuk tidak panik. Perhatikan dahulu apakah kulit Anda mengalami luka bakar ringan atau sangat parah. Jika masih tergolong ringan, Anda bisa mengobatinya di rumah tanpa harus pergi ke rumah sakit.

Berikut adalah tips cara mengobati luka bakar akibat tersiram air panas atau minyak panas :

1. Mendinginkan kulit

© pixabay.com

Sesaat setelah Anda terkena air panas, usahakan untuk langsung meletakkan barang yang berisi air panas tersebut jauh dari jangkauan Anda. Apabila Anda menggunakan aksesoris atau perhiasan pada kulit yang melepuh, segera lepaskan karena bisa menyebabkan pembengkakan pada kulit. Cara ini adalah pertolongan pertama untuk mengobati luka kena air panas. Kemudian, siram bagian yang melepuh dengan air dingin selama 20 menit. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan panas di kulit. Upayakan untuk tidak menggunakan es batu ataupun air berisi es batu. Jika area yang tersiram air panas sangat lebar, jangan langsung menyeburkan diri Anda ke dalam air dingin. Perubahan suhu badan secara tiba-tiba bisa memperparah kondisi kulit.

2. Menutupi area yang tersiram air panas

© pixabay.com

Setelah kulit yang melepuh sudah dingin, balut daerah tersebut dengan kain bersih atau perban yang agak lembab atau kassa steril. Hal ini dilakukan agar kulit tidak terkena bakteri atau infeksi apapun.

3. Memeriksa kembali

© pixabay.com

Sebenarnya, luka bakar yang terjadi akibat kena air panas masih tergolong sangat ringan, Anda bisa mengobati lukanya di rumah. Namun, terdapat beberapa gejala yang mengharuskan Anda untuk pergi ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan medis. Area yang tersiram air panas meliputi wajah, tangan, lengan, kaki, atau alat kelamin. Dan jika Anda merasa tidak enak badan atau memiliki riwayat penyakit diabetes, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke rumah sakit karena dikhawatirkan luka akan bertambah parah.

4. Melakukan pengobatan di rumah

© pixabay.com

Selain pergi ke rumah sakit, cara lain untuk mengobati luka yang kena air panas adalah melakukan perawatan di rumah. Nah, berikut ini adalah tips-tips yang bisa Anda lakukan jika tersiram air panas dan luka yang didapat tidak begitu parah, alias masih tergolong ringan :

  • Jangan mengoleskan krim, minyak atau mentega, pasta gigi dan salep ke area yang tersiram air panas.
  • Mengganti perban yang menutupi luka minimal dua kali sehari atau jika sudah terasa lembab.
  • Jangan memecahkan benjolan yang mungkin disebabkan oleh lepuhan tersebut.
  • Tetap menutupi area yang terbakar hingga sembuh.

Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa minum obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen atau ibuprofen. Keduanya bisa digunakan untuk mengatasi rasa sakit yang timbul akibat tersiram air panas. Akan tetapi, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi kepada dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Selain itu, apabila Anda mengalami gejala infeksi atau luka Anda semakin membesar, segera konsultasikan ke dokter.

5. Evaluasi Luka Bakar

© pixabay.com

Untuk merawat luka bakar di rumah akibat tersiram air panas, Anda mesti jeli dengan perkembangan kondisi lukanya. Misalnya, bila lepuhan semakin merah dan membesar, segeralah berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Tidak cuma itu, segeralah cari bantuan medis bila terjadi hal-hal di bawah ini :

  • Luka bakar yang melepuh pada bagian wajah, tangan, lengan, kaki, atau alat kelamin
  • Ukuran luka bakar menjadi lebih besar dan dalam.
  • Luka bakar yang menyebabkan kulit putih atau hangus, baik ukuran kecil atau besar.
  • Rasa sakitnya tidak berkurang.
  • Orang yang terbakar merasa tidak sehat atau mengidap diabetes.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar di sini
Tulis nama di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.